Tantangan kesehatan kronis yang terus meningkat setiap waktu. Data di Indonesia juga menunjukkan trend yang mengkhawatirkan. Menurut survei kesehatan terbaru, prevalensi diabetes di Indonesia pada usia 15 tahun ke atas mencapai sekitar 8,5%–11,7%, dengan jenis Diabetes Melitus Tipe 2 sebagai bentuk yang paling umum di masyarakat. Jumlah penderita diperkirakan mencapai puluhan juta orang dewasa, menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan beban diabetes tertinggi di dunia.
Diabetes melitus (DM) didefinisikan sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin. Insufisiensi fungsi insulin dapat disebabkan oleh gangguan atau defisiensi produksi insulin oleh sel-sel beta Langerhans kelenjar pankreas, atau disebabkan oleh kurang responsifnya sel-sel tubuh terhadap insulin (WHO, 1999).
Diabetes Melitus terbagi dalam beberapa tipe, antara lain yaitu:
Diabetes seringkali muncul tanpa gejala. Namun demikian ada beberapa gejala yang harus diwaspadai sebagai syarat kemungkinan diabetes.
Seseorang bisa dikatakan menderita kencing manis/ diabetes melitus karena beberapa penyebab, yaitu:.
Adapun pencegahan Diabetes Melitus bisa dilakukan dengan berbagai macam cara diantaranya: