Loading...

LINTAS KLASTER PUSKESMAS

Pelayanan lintas klaster dalam penyelenggaraan Integrasi Layanan Primer meliputi pelayanan kesehatan gigi dan mulut, kegawatdaruratan, kefarmasian, dan laboratorium yang mendukung seluruh klaster pelayanan berbasis siklus hidup secara terintegrasi.


Pengertian Lintas Klaster

Lintas Klaster Puskesmas adalah Pelayanan fungsional Puskesmas yang melintasi lebih dari satu klaster pelayanan berbasis siklus hidup, dan berperan sebagai penunjang langsung pelayanan kesehatan individu dan masyarakat. Pelaksanaan kegiatannya berupa koordinasi, integrasi, dan kolaborasi antar klaster pelayanan dalam penyelenggaraan operasional puskesmas guna memastikan pelayanan kesehatan diberikan secara menyeluruh, berkesinambungan, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

(Sumber : Permenkes No. 19 Tahun 2024)

  1. Tujuan Utama Lintas Klaster
    1. Menjamin pelayanan terintegrasi antar klaster.
    2. Mendukung ketepatan diagnosis dan terapi.
    3. Menjamin keselamatan pasien.
    4. Menyediakan pelayanan respons cepat.
    5. Meningkatkan mutu dan efisiensi layanan.
  2. Prinsip Lintas Klaster
    1. Integratif → menyatu dalam alur layanan
    2. Aksesibel → mudah diakses semua klaster
    3. Responsif → cepat dan tepat, mampu merespons kebutuhan mendesak
    4. Kontinu → berkesinambungan, tidak memutus pelayanan pasien
    5. Bermutu dan aman → menjamin keselamatan pasien
  3. Jenis Pelayanan Lintas Klaster
    1. Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut

    2. Pelayanan kesehatan gigi dan mulut merupakan pelayanan lintas klaster karena kebutuhan pelayanan ini dapat terjadi pada seluruh kelompok usia dan klaster pelayanan, meliputi antara lain :

      • Pemeriksaan dan perawatan gigi
      • Tindakan dasar gigi
      • Rujukan kasus lanjutan
      • Edukasi kesehatan gigi dalam pencegahan penyakit
    3. Pelayanan Kegawatdaruratan

    4. Pelayanan kegawatdaruratan berfungsi sebagai respon cepat terhadap kondisi yang mengancam nyawa tanpa membedakan klaster sasaran. Pelayanan ini menjadi pintu penanganan awal bagi berbagai kondisi darurat medis dan kesehatan masyarakat, meliputi antara lain:

      • Triage
      • Pertolongan pertama
      • Stabilitas pasien
      • Rujukan
    5. Pelayanan Kefarmasian

    6. Pelayanan kefarmasian menjamin ketersediaan, keamanan, dan ketepatan penggunaan obat bagi seluruh klaster pelayanan. Pelayanan ini mendukung keberhasilan terapi dan keselamatan pasien dalam seluruh alur pelayanan Puskesmas.

      • Dispensing obat
      • Konseling obat
      • Monitoring terapi obat
    7. Pelayanan Laboratorium

    8. Pelayanan laboratorium berperan dalam mendukung penegakan diagnosis, pemantauan penyakit, dan deteksi dini masalah kesehatan. Pemeriksaan laboratorium sederhana digunakan oleh seluruh klaster pelayanan sesuai kebutuhan klinis dan surveilans.

      • Pemeriksaan darah
      • Pemeriksaan urine
      • Tes penunjang sederhana
    9. Penanggulangan Krisis Kesehatan

    10. Penanggulangan krisis kesehatan diselenggarakan sebagai bagian dari pelayanan lintas klaster dalam kerangka Integrasi Layanan Primer, yang melibatkan seluruh klaster pelayanan dan dikoordinasikan oleh manajemen Puskesmas..

      • Kesiapsiagaan
      • Respon Darurat
      • Koordinasi lintas sektor
      • Pemulihan